Friday, August 18, 2017

Pemimpin yang Haus Nasihat

Suatu saat, Umar r.a. seorang diri tengah pulang dari kunjungannya ke Syam Syiria menuju Madinah untuk melihat kehidupan rakyatnya dari dekat. Ia bertemu dengan seorang nenek tengah beristirahat di gubuknya, lalu Umar bertanya kepada nenek itu,

"Apa yang dilakukan oleh Umar sekarang?"

Nenek itu menjawab, "Ia telah pulang dari kunjungan ke Syam dengan selamat."

"Bagaimana menurutmu tentang pemerintahannya?" tanya Umar r.a. lagi.

"Tentang ini, aku berharap semoga Allah Swt. tidak membalasnya dengan kebaikan," Jawab nenek itu.

"Kenapa begitu?" selidik Umar.

"Karena aku tidak mendapatkan satu dinar atau satu dirham pun darinya sejak ia menjabat sebagai Amirul Mu'minin", Ujar nenek itu lagi.

Umar segera menimpali, "bagaimana kalau Umar tidak tahu keadaanmu karena kamu berada di tempat seperti ini?"

Nenek itu balas menjawabnya, "Subhanallah! demi Allah, aku tidak pernah mengira bahwa ada seseorang yang bertanggung jawab atas urusan orang lain sedang ia tidak tahu keadaan mereka semua".

Setelah mendengar jawaban nenek itu maka Umar seketika itu juga menangis seraya berkata, "hai Umar! semua orang lebih pintar darimu hingga nenek-nenek ini sekali pun”. Akhirnya sang nenek pun tahu bahwa yang di hadapannya adalah Umar, Sang Khalifah, dan nenek segera minta maaf karena merasa telah lancang. Tapi Umar justru bersyukur dan kemudian memberikan bantuan secukupnya.


No comments:

Post a Comment

New Post

Cara Menyucikan Tanah

Cara Menyucikan Tanah - Tanah yang najis karena terkena kotoran atau najis, akan menjadi suci dengan menyiramnya dengan air. Abu Huraira...

Pages - Menu