Tuesday, January 31, 2017

Gempa Yang Menjadi Rahmat

Gempa Yang Menjadi Rahmat
Gempa Yang Menjadi Rahmat - Suatu hari Anas mengunjungi  Aisyah. ”Terangkan kepadaku tentang gempa? Tanyanya. Gempa terjadi bila maksiat merajalela, perzinaan,  minuman keras, dan  dosa-dosa besar dianggap biasa. Allah pun memerintahkan, Timpakan gempa kepada mereka”, jelas Aisyah. Apakah ia merupakan azab? Tanyanya lagi. “Tidak! Ia rahmat dan peringatan bagi kaum muslimin, sementara bagi mereka yang kafir, itu adalah azab dan siksa!”, tegas Aisyah.

Rasulullah saw. bersabda; “Kalian harus mewaspadai dosa-dosa kecil, kelak ia akan menumpuk dan membinasakan kalian” (H.R.Ahmad)

Anas bin Malik berkata,”Kalian telah banyak melakukan dosa kecil, yang di masa Rasulullah itu merupakan dosa besar yang bisa mengahancurkan”

Allah Swt. berfirman dalam Q.S. an-Nur/24:15: 

"(ingatlah) di waktu kamu menerima berita bohong itu dari mulut ke mulut dan kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia di sisi Allah adalah besar”.

Bila ini terjadi dua puluh tahun sepeninggal Rasulullah saw., bagaimana dengan lima belas abad sesudahnya atau saat sekarang?

Kalian harus melakukan perubahan pada diri kalian masing-masing. Pertolongan tidak datang begitu saja dari langit. Inilah hukum yang telah Allah Swt. janjikan kepada setiap manusia dan merupakan sunnatullãh.


No comments:

Post a Comment

New Post

Menerapkan Perilaku Mulia Setelah Memahami Peradaban Islam di Dunia

Pemahaman tentang peradaban Islam di dunia, khususnya di bidang ilmu pengetahuan mutlak dilakukan, karena dunia Islam pernah menjadi pusa...

Pages - Menu