Kamis, 09 Juni 2016

Kisah Ketinggian Tingkat Keimanan

Air Tuba Dibalas dengan air susu
Air susu dibalas dengan air tuba atau yang artinya perbuatan baik terhadap seseorang dibalas dengan perbuatan jahat. Perbuatan apapun yang kita lakukan sebaiknya tidak mengharapkan apapun keculai ridha dari Allah Swt. semata,  Terdapat kisah yang menarik tentang Ibrahim bin Adham, seorang ulama besar dari Balkh.

Suatu hari Ibrahim bin Adham (seorang ulama) pergi ke padang pasir yang sangat luas. Di tengah perjalanan ia bertemu seorang tentara. Tentara itu bertanya di mana ia dapat menjumpai kampung yang paling ramai. Ibrahim bin Adham menjawab, "kuburan".


Tentara itu marah dan memukul kepala Ibrahim bin Adham. Tak lama kemudian, tentara itu bertemu seorang laki-laki yang mengenal Ibrahim. Laki-laki itu berkata, "Tahukah kamu, orang yang kamu pukul adalah Ibrahim bin Adham. Ia adalah seorang ulama dari Khurasan?"

Si tentara sangat terkejut. Ia merasa menyesal telah berlaku kasar terhadap sang ulama. Ia lalu pergi meminta maaf kepada Ibrahim bin Adham.

Ibrahim lalu berkata kepada tentara itu, "Ketika kamu memukulku, aku mendoakanmu agar Allah memasukkanmu ke dalam surga."

"Kenapa demikian?" tanya si tentara.
Ibrahim lalu menjawab, "karena aku akan memperoleh pahala dari Allah karena kau telah memukulku. Aku tidak ingin menjadi baik dengan kerugianmu."

Tentara itu merasa takjub dengan akhlak yang dimiliki sang ulama. Seolah-olah, sang ulama itu telah membalas air tuba dengan air susu (membalas kejahatan dengan kebaikan).

Iman adalah mutiara yang ada didalam hati manusia.  Iman merupakan barang mahal yang  tidak bisa diperjual belikan. Ketinggian tingkat keimanan seseorang terlihat dari akhlak yang dimilikinya. Semoga isah diatas dapat menambah keimanan kita kepada Allah Swt. Aaamiiin.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar