Minggu, 12 Juni 2016

Penghuni Langit: Uwais Al Qarni

Suatu ketika, seorang laki-laki dari Yaman bernama Uwais Al Qarni mendatangi Rasulullah saw. Namun karena lama menunggu, laki-laki itu segera pamit. Ia telah berjanji pada ibunya untuk tidak terlalu lama meninggalkannnya.

Rasulullah saw bercerita pada Umar dan Ali. Uwais Al Qarni akan diangkat menjadi penghuni langit karena pengabdiannya pada ibunya.

Rasulullah saw pun berpesan kepada Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib, jika mereka berjumpa Uwais, pintalah doa dan istighfar kepadanya sebab ia bukan penduduk bumi. Ia salah seorang penghuni langit. Rasulullah saw menyuruh Umar dan Ali memperhatikan tanda putih di tengah telapak tangannya. Orang itu bernama Uwais Al Qarni.

Umar dan Ali merasa penasaran, Keduanya ingin bertemu langsung dengan Uwais.

Umar dan Ali segera menemui Uwais keduanya lalu berajabat tangan dengannya. Umar lalu membalikkan telapak tangan Uwais. Ternyata ada tanda putih seperti yang diceritakan Rasulullah saw. Seketika wajah Uwais bersinar terang ketika tanda putih itu terlihat. Umar dan Ali segera minta didoakan Uwas. Setelah itu, Uwais segera mendoakannya. Uwais lalu menceritakan bahwa sebelum ibunya meninggal, ia membaktikan hidupnya untuk mengurus dan merawat ibunya. Uwais juga menggembalakan ternaknya.

Umar dan Ali sangat kagum dengan ketulusan Uwais. Ia adalah anak yang sangat berkbakti pada ibunya. Maka pantaslah ia diangkat menjadi penghuni langit.


Berbakti pekada ibu menjadikan Uwais memiliki kedudukan mulia di sisi Allah SWT. Yakni, menjadi penghuni langit.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar