Minggu, 19 Juni 2016

Kisah Azan Bilal Sahabat Nabi

Muadzin adalah orang yang mengumandangkan adzan ketika tiba waktu Sholat fardhu, Sangat besar pahala seorang muadzin bahkan diganjar oleh Allah Swt dengan surga. Terdapat kisah yang menarik tentang sahabat nabi yaitu Bilal bin Rabah.

Abdullah bin Zaid mendapatkan mimpi tentang azan. Diajarkanlah azan tersebut kepada Bilal bin Rabah. Rasulullah saw lalu menyuruh Bilal naik ke tingkat atas rumah untuk menyerukan azan. Ketika Bilal mulai mengumandangkan azan, terdengar suara gemuruh di kota Madinah.

Rasulullah saw, yang saat itu berkumpul bersama para sahabat, bersabda, "Tahukah kalian tentang suara gemuruh itu?"

Para sahabat menjawab, "Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui."

Rasulullah saw bersabda, "Sesungguhmya Allah menyuruh supaya dibuka pintu-pintu langit sampai ke Arsy untuk menyambut azan Bilal."

Abu Bakar yang saat itu bersama Rasulullah saw berkata, "Apakah hal itu khusus untuk Bilal, Ya Rasul?"

Rasulullah saw menjawab, "Bahkan untuk semua muadzin (orang yang mengumandangkan azan). Ruh para muazin itu berkumpul dengan para syuhada' (orang-orang yang mati syahid). Maka pada hari kiamat akan ada seruan, "Dimanakah para Muazin? Maka berdirilah mereka di atas bukit Misik (Kasturi) dari Kapur Barus."

Para muadzin akan mendapatkan keutamaan dari Allah SWT. Pada hari kiamat mereka akan mendapat sambutan dari Allah SWT. Ruh mereka akan berkumpul akan berkumpul dengan para syuhada'.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar